Belajar Membuat Aplikasi Sederhana Android Studio dalam Waktu Singkat

Belajar membuat aplikasi sederhana Android Studio, sesungguhnya tidak sesulit yang anda pikirkan. Tidak harus profesional, seorang pemula pun bisa melakukannya. 

Seperti halnya mengikuti petunjuk cara deteksi hp yang hilang, anda hanya perlu mengikuti petunjuk pembuatan yang tepat agar bisa menghasilkan sebuah aplikasi.

Pernahkah anda berpikir bahwa, cara edit background foto menggunakan suatu aplikasi di android itu terlalu rumit dan tidak memberikan solusi para awam. Lantas anda kepikiran untuk membuat aplikasi yang lebih sederhana. 

Jika sudah menguasai cara membuat aplikasi sederhana menggunakan Android Studio, ide tersebut tentu sangat mudah untuk direalisasikan semudah merealisasikan cara masukin foto ke twibbon 😊 Nah, agar tidak penasaran yuk simak artikel perihal membuat aplikasi sederhana di Android Studio ini sampai tuntas!

Install Software Android Studio

Langkah pertama yang harus anda lakukan sebelum belajar membuat aplikasi sederhana, tentu anda harus menginstall softwarenya terlebih dahulu. Anda bisa menemukannya melalui mesin pencarian. 

Seperti sedang mencari cara bikin foto jadi hd di sebuah mesin pencarian,  ketikkan kata kunci Android Studio, maka mesin pencarian akan menampilkan hasilnya.

Apa sih Android Studio Itu ?

Android Studio adalah Aplikasi resmi dari Android yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi android oleh para developer. 

Sebelum menginstall pastikan komputer atau laptop anda memiliki spesifikasi seperti di bawah ini :

  • Gunakan Minimal RAM 4GB
  • Minimal masih memiliki sisa ruang penyimpanan sebesar 2GB
  • Minimal memiliki resolusi layar 1280 x 800

Jika sudah, berikut langkah-langkah cara install Android Studio yang harus anda lakukan:

1. Setup Android
  • Download Android Studio di website resmi developer android,
  • Setelah berhasil, buka file kemudian instal dengan cara klik opsi “next” yang ada di ujung kanan bawah tampilan,
  • Pilihlah komponen tambahan untuk menginstal Android Studio, berikan tanda centang pada tulisan “Android Virtual Device” kemudian klik next,
  • Tentukanlah lokasi instalasi, kemudian klik “next”
  • Tentukanlah nama aplikasi yang akan anda tempatkan pada Start Menu (Boleh diganti atau tetap seperti nama aslinya) kemudian klik “install”
  • Tunggulah sampai selesai instalasi
2. Install SDK Software Android Studio
  • Pastikan perangkatmu anda sudah terhubung dengan jaringan internet (WiFi/paket data),
  • Buka Software Android Studio yang telah berhasil anda install, setelah muncul tampilan selamat datang klik opsi “next” yang ada di pojok kanan bawah,
  • Pilihlah tipe instalasi “custom”, kemudian klik “next”
  • Setelah itu pilih tema tampilan Android Studio, kemudian klik “next”
  • Kemudian pilihlah komponen SDK tambahan, beri tanda centang pada tulisan “Android Virtual Device-(1.05 GB), kemudian klik “next”
  • Tentukanlah RAM untuk emulator, kemudian klik “next”
  • Klik “finish” pada tampilan verify setting kemudian tunggu proses download dan install SDK sampai selesai

Cara Membuat Aplikasi Sederhana Android Studio

Setelah software terinstal dengan sempurna, saatnya anda belajar membuat aplikasi menggunakan Android Studio. Ikuti cara-cara di bawah dengan perlahan, sebagaimana anda mengikuti cara melacak handphone hilang dengan sabar dan penuh perhatian!

1. Membuat Project di Android Studio
  • Bukalah aplikasi Android Studio, kemudian pilih “Start a new Android Studio project”
  • Pilihlah “Empty Activity” pada halaman Activity dan klik “Next”
  • Isilah informasi yang dibutuhkan pada menu “Konfigurasi Project”
  • Pastikanlah informasi yang anda isikan sudah sesuai, klik “finish”
  • Anda akan diarahkan ke menu pembuatan aplikasi
2. Membuat Interface Aplikasi Android Sederhana

Pada menu ini anda akan membuat tampilan visual untuk calon aplikasi Android. Tampilan ini dinamakan User Interface (UI). Dalam Android terdapat dua jenis Interface, yakni :

  • View

Ini merupakan komponen yang ditampilkan pada layar yang dapat dilihat secara langsung oleh pengguna. 

  • View Grup

Pada menu ini, komponen dari View dan ViewGrup disatukan dan membentuk tampilan aplikasi yang utuh.

3. Melakukan Request Data Adapter

Adapter merupakan komponen yang akan menyediakan akses ke data. Adapter inilah yang juga bertanggung jawab membuat View pada setiap item di dalam kumpulan data.

4. Menampilkan Data Menggunakan RecyclerView

Recyclerview berkemampuan menampilkan dengan cara yang efisien dalam jumlah besar.

5. Menampilkan Kumpulan Database Menggunakan Dataset

Dataset merupakan semua kumpulan data yang ingin anda tampilkan di aplikasi Android buatan anda.

4 Rekomendasi Aplikasi Open Source untuk Belajar Android Studio

Jika cara diatas terlalu sulit untuk anda pelajari, mungkin  anda bisa mempelajari cara membuat Aplikasi Sederhana untuk Android melalui Aplikasi Open Source di bawah ini! Anda bisa mendapatkannya di PlayStore melalui gadget terbaru samsung  atau gadget lain yang anda miliki.

1. Browser Lightning

Aplikasi apa yang biasa anda gunakan untuk mencari tahu cara melacak hp dengan email ketika anda kehilangan ponsel? Mozilla firefox, opera mini, atau yang lain?

Browser Web Petir merupakan sebuah mesin pencari yang disediakan untuk pengguna Android. Aplikasi ini sangat ringan, hanya berukuran 2 MB.

Keringanan tersebut tidak menghalangi adanya fitur-fitur modern pada browser ini. Beberapa fitur unik tersebut diantaranya adalah, mode membaca, agen pengguna, mode dan warna berbeda. Browser ini cocok dipelajari bagi para developer pemula. Ukurannya yang ringan membuat aplikasi ini bisa diinstal pada jenis HP apapun, termasuk gadget murah berkualitas yang mungkin anda miliki.

2. Aplikasi PhotoAffix

Jika anda seorang developer pemula yang ingin mempelajari dasar-dasar pengembangan Android atau ingin mempelajari cara membuat tampilan yang sederhana dan khusus, anda bisa belajar dari PhotoAffix.  Aplikasi ini juga bisa menjadi bahan referensi untuk anda pecinta fotografi yang merasa cara edit di lightroom masih terlalu sulit untuk para awam dan anda ingin menciptakan aplikasi edit foto yang lebih sederhana.

3. Aplikasi LeafPic

LeafPic merupakan aplikasi penampil foto dan video yang paling umum dijumpai oleh para pengguna Android di PlayStore. Aplikasi ini juga merupakan aplikasi open source terbaik yang bisa digunakan sebagai referensi untuk developer junior.  Salah satu hal yang paling menarik untuk dipelajari dan ditemukan dalam aplikasi ini adalah teman yang dinamis. Analisa lebih lanjut dengan mendownloadnya melalui PlayStore.

4. Aplikasi Easy Sound Recorder

Easy Sound Recorder merupakan sebuah aplikasi perekam suara yang mudah dioperasikan dan sangat cocok dipelajari untuk para developer pemula yang memiliki minat dalam hal manipulasi audio melalui smartphone. 

Tidak hanya itu, melalui aplikasi ini developer juga dapat belajar terkait hal dasar tentang desain material. Aplikasi ini sangat mudah dipelajari dan dimengerti. Adalah tepat, jika anda menggunakan aplikasi ini sebagai bahan referensi pengembangan aplikasi android. 

Bagaimana, apakah anda sudah memahami langkah-langkah membuat aplikasi sederhana Android Studio? Tidak lebih mudah dari cara buat twibbon di picsart bukan? Sabar, pelajari dengan pelan, maka anda akan mendapat hasil yang maksimal. Sekian, semoga langkah-langkah di atas bermanfaat untuk Anda!

Aura Putri

Ibu dua anak ini sejak kecil sudah suka menulis. Semua media dia isi dengan tulisan-tulisannya. Dari dinding, lantai, piring sampai selimut pun penuh dengan tulisannya. Sekarang dia menemukan dunianya. Menjadi seorang content writer dan dia bahagia menjalaninya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!