Video Ajaib Panyuwunan Garda Gandra

GARDA GANDARA

Bocah berusia 7 tahun dari SD Rumah Citta Yogyakarta ini mengirimkan sebuah video ajaibnya kepada kami. Namanya Garda Gandara. Dia melantunkan tembang Panyuwunan dengan sepenuh hati. Ketulusan suaranya menjadikan motivasi dan obat penyejuk di masa pandemi ini, bagi kita bersama. Garda, terima kasih untuk suara indahmu.

🚩GARDA GANDARA – Usia 7 tahun menyanyikan tembang Jawa sepenuh hati

Salam Sraddha Jalan Mulia Art Project

Saat ini kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menyanyikan sebuah tembang Jawa Berjudul ‘Panyuwunan’. Dimana kami sudah menyediakan file notasi dan minus one, syair lagu Panyuwunan tersebut. File tersebut bisa diakses melalui halaman berikut: Syair Lagu Panyuwunan.

Anda bisa menyanyikannya, kemudian merekamnya dalam bentuk video dan dikirmkan kepada kami. Karya anda nantinya akan kami tayangkan melalui Official Chanel Youtube Sraddha: Sraddha Jalan Mulia Art Project. Semoga doa kebaikan dan kesembuhan bermunculan dan menjalar di segala penjuru mata angin.

Tembang Panyuwunan merupakan karya geguritan / syair berbahasa Jawa yang terbit dalam buku SRADDHA Jalan Mulia – Dunia Sunyi Jawa Kuna. Sebuah buku yang berisi karya-karya mendiang Dr. I Kuntara Wiryamartana, SJ yang semula hanya tersimpan dalam amplop dan map. Kemudian dikumpulkan dan diketik ulang, disunting dan diterbitkan oleh Dr. G. Budi Subanar dan team penerbitan.

Panyuwunan

Syair : Dr. I.Kuntara Wiryamartana, SJ.
Komposer : Dimawan Krisnowo Adji
Arr Koor : Dimawan Krisnowo Adji dan Mikael P. Adi Nugroho

Sraddha – Jalan Mulia Art Project

Creative Director : Samuel Indratma
Producer : Dr. G. Budi Subanar

Dari buku tersebut sebuah geguritan berjudul Panyuwunan digubah menjadi musik dan lagu ini oleh musisi Dimawan Krisnowo Adji. Gagasan membuat lagu berdasarkan karya geguritan ini kemudian kami beri nama SRADDHA Jalan Mulia Art Project. Beragam kerja kolaborasi antar seniman dan banyak pihak sedang diupayakan secara sederhana, bertahap dan penuh rendah hati. Seperti layaknya membangun sebuah rumah yang bertumbuh secara perlahan seturut kemampuan kami saat ini.

Di masa pandemi ini beberapa wilayah dinyatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) banyak pihak mengalami kesedihan yang mendalam. Banyak duka lara di sekeliling kita. Kami kemudian ingin berbuat sesuatu dengan kemampuan yang ada. Maka kami sebar dan undanglah banyak sahabat dan rekan-rekan baru di berbagai tempat untuk menciptakan inisiatif dan partisipasi untuk menyanyikan tembang ini. Sebagai bagian dari cara menyimpan dan menyebarkan sebuah semangat saling menemani dan saling memperkuat tali jiwa kemanusiaan. Kami ingin melalui persahabatan ini akan muncul kebaikan, keluhuran budi dan rasa welas asih yang menjadikan kehidupan lebih berdaya dan bermartabat.

Sehat sehat selalu buat semua sahabat. Disembuhkanlah bagi yang sakit, dikuatkan bagi yang sehat dimuliakanlah bagi yang telah berpulang ke rumah Tuhan.

PAK SML

“Dalam jiwa yang sehat terdapat kekinian yang kuat”