SURAT DARI GUNUNG KIDUL

LIFIA NURYATI Menyanyi saat isolasi mandiri di Gunung Kidul

Lifia Nuryati menuliskan dalam pesan pendek kepada kami. Pesan yang membuat semangat. Dari ruang isolasi mandirinya dirinya membagikan kebaikan hatinya melalui suaranya yang indah. Terima kasih Lifia Nuryati atas kiriman video ini. Sembuh dan sehat kembali buat Anda, sahabat, saudara dan kerabat di Gunung Kidul.

Berikut pesan indah dari Lifia Nuryati :

Alamat Sekolah Pagesangan,Dusun Wintaos, Kelurahan Girimulyo, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul 😀. Saya masih belajar di Sekolah Pagesangan dan saya juga sebagai fasilitator anak-anak 😀

Jadi Sekolah Pagesangan itu komunitas belajar berdaya dari desa. Saya berproses dengan Mbak Diah Widuretno dan Mbak Murni yang sudah menemani saya 12 tahun lamanya di Sekolah Pagesangan.

Dan saat ini kami sedang melakukan isolasi mandiri. Setelah mendengar lagu doa Panyuwunan hati kami sangat tersentuh dan bersemangat untuk sembuh dan dapat melakukan kegiatan seperti biasanya. Semoga pandemi ini cepat berlalu 🙏”

Sedikit cerita tentang Sekolah Pagesangan

Sekolah Pagesangan ibaratkan sekolah kehidupan sesuai dengan namanya ‘Gesang’ yang berarti hidup. Siapapun boleh dan bisa bergabung menjadi anggota dan belajar di sana. Karena tidak ada batasan usia, gender, status sosial dan tempat tinggal. Sekolah Pagesangan terbuka lebar bagi siapa saja yang mau belajar.

Sekolah Pagesangan ini berada di Dusun Wintaos, Desa Girimulya, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. Desa ini berjarak sekitar 50 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta. Sekolah ini memang berbeda, tidak seperti dengan sekolah formal pada umumnya. Pada tahun 2008 Diah Widuretno (43 tahun) alumni IPB ini bersama sejumlah penggiat sosial di Yogyakarta menggagas pembentukan sekolah yang berbasis lingkungan.

Di sekolah ini, anak-anak memang lebih banyak belajar mengenal lingkungan sekitarnya. Mereka diajari cara bertani dan berkebun, wirausaha, permainan tradisional dan lain-lain. Ya, Sekolah Pagesangan memilih tema belajar bertani sebagai muatan proses belajar. Membangun proses pendidikan kontekstual dengan situasi budaya setempat. Mengingat bertani merupakan bagian yang mengakar kuat dari kebudayaan di Girimulya, Panggang.

Terimakasih Sraddha sudah menciptakan lagu yang sangat indah 🙏 dan membuat kami tetap bersemangat 🙏😀

Agung

Ngakunya tukang ngedit photo tapi kesehariannya dia jadi Peternak (Penjemput dan Penganter Anak). Bapak ini bangga pernah jadi Kapten Cleaning Service di sebuah kampus swasta terkemuka di Yogyakarta. Sekarang diam-diam tekun menulis biar kelihatan Ganteng seperti Nicholas Saputra.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!